Faroid hukum waris
Pada halaman 479–480 terdapat empat hadis yang menjelaskan siapa yang berhak menerima warisan, siapa yang tidak berhak, dan berapa bagian tertentu yang harus diberikan. Saya akan menjelaskan masing-masing hadis dengan teks Arab, terjemahan, makna, serta contoh pembagian warisan dalam kehidupan sehari-hari agar mudah digunakan untuk mengajar. 1. Hadis Pertama: Memberikan Warisan kepada yang Berhak Teks Arab عَنِ ابْنِ عَبَّاسٍ رَضِيَ اللَّهُ عَنْهُمَا قَالَ: قَالَ رَسُولُ اللَّهِ ﷺ: أَلْحِقُوا الْفَرَائِضَ بِأَهْلِهَا، فَمَا بَقِيَ فَهُوَ لِأَوْلَى رَجُلٍ ذَكَرٍ Muttafaq ‘alaih (HR. Bukhari dan Muslim). Terjemahan Dari Ibnu Abbas r.a., Rasulullah ﷺ bersabda: "Berikanlah bagian-bagian warisan yang telah ditentukan kepada orang-orang yang berhak menerimanya. Adapun harta yang masih tersisa, maka diberikan kepada kerabat laki-laki yang paling dekat (yang berhak menjadi ahli waris)." Penjelasan Hadis ini mengandung tiga prinsip penting: Warisan adalah hak yang ditentukan syariat. ...